INILAH,COM, Jakarta Fraksi Partai Demokrat menolak renovasi gedung DPR. Namun, fraksi partai pendukung pemerintah itu menyetujui beberapa hal yang telah direvisi.
"Kami dari Fraksi Partai Demokrat menolak melakukan renovasi. Alokasi dana renovasi kami sepakat untuk mengembalikan ke negara," kata Ketua Fraksi PD Syarief Hassan, dalam jumpa pers yang digelar di Nusantara 2 DPR, Senin (17/11).
Penolakan fraksinya, menurut Hassan, sesuai dengan hasil konsultasi. Sehingga, FPD sepakat dana bagi renovasi akan dikembalikan ke negara demi efisiensi.
"Selebihnya, kami menyepakati yang sudah disampaikan pimpinan terkait beberapa item untuk dievaluasi," katanya, tanpa merinci hal apa saja yang disepakati itu.
Posisi Kepala Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) yang diduduki Roestanto Wahidi Dirdjojuwono, yang merupakan anggota FPD, diakui Syarief, memang dilematis. "Di BURT terdiri dari 10 fraksi. Jadi keputusan yang keluar sesuai 10 fraksi. Yang jelas, kami menolak renovasi dengan segala macam alasan," tegasnya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !