INILAH.COM, Washington Tak lama lagi keluarga Presiden terpilih AS Barack Obama akan menghuni Gedung Putih. Tentunya seperti presiden terdahulu, mereka juga akan mendapatkan layanan bak keluarga kerajaan.
Sebanyak 94 orang bekerja full time di Gedung Putih untuk melayani kebutuhan sehari-hari keluarga presiden. Mereka adalah 18 pelayan wanita, tujuh kepala pelayan laki-laki, seorang maitre d' (pengantar tamu), tiga kaligrafer (pelukis), delapan ahli listrik, dan empat tukang kebun. Dengan demikian mereka akan merasa seperti di rumah sendiri.
Intelijen Gedung Putih, saat ini dipimpin oleh Laksamana Stephen Rochon yang menempati posisi tersebut sejak Januari. Seperti Obama, ia merupakan keturunan Afrika-Amerika pertama yang menjabat posisi prestisius itu.
"Selama beberapa tahun belakangan, kebanyakan kepala pelayan dan pelukis Gedung Putih adalah keturunan Afrika-Amerika," ujar mantan kepala kurator Gedung Putih, Betty Monkman, yang telah pensiun pada 2002. Sementara posisi kurator dan pengantar tamu tak pernah dipegang oleh ras itu.
Laura Bush menunjuk koki wanita eksekutif pertama, Cristeta 'Cris' Comerford, yang kelahiran Filipina pada 2005. Comerford ditemani oleh dua orang asisten, seorang koki pastry, dan seorang asistennya sendiri.
Keluarga Obama diizinkan untuk mengganti staf Gedung Putih, kendati keluarga presiden cenderung tak pernah mengganti.
Untuk mengatur pakaiannya, Obama akan memiliki seorang valet. Sementara Michelle, first lady, juga memiliki seorang asisten atau maid dengan tugas serupa.[tra]