INILAH.COM, Medan - Anggaran operasional Polri untuk tahun 2009 akan ditambah menjadi Rp 44 triliun dari sebelumnya tahun 2008 sebesar Rp 23 triliun, dengan harapan agar tingkat kesejahteraan personel institusi hukum meningkat sehingga lebih baik dalam menjalankan tugas.
"Sedangkan untuk Polda Sumatera Utara akan dialokasikan sekitar Rp 1 triliun," kata Anggota Komisi III DPR, Panda Nababan setelah kunjungan kerja ke Polda Sumut di Medan, Selasa (18/11).
Sebenarnya, kata Panda, permintaan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri lebih besar dari jumlah itu tetapi semuanya tergantung kesanggupan negara.
DPR mengharapkan peningkatan anggaran tersebut harus diiringi dengan kualitas pelayanan tugas yang dilakukan setiap personil Polri. Pihaknya tidak ingin lagi mendengar pengaduan masyarakat yang merasa "diperas" oleh juru periksa (juper) ketika sedang mengalami permasalahan hukum di kepolisian.
"Sehingga muncul anekdot yang menyebutkan Juper itu bukan juru periksa, tetapi juru peras," seloroh politisi PDIP ini.
Panda menambahkan, Komisi III DPR merasa kagum dengan upaya pimpinan kepolisian saat ini, termasuk Kapolda Sumut, Irjen Pol Nanan Soekarna yang secara transparan menceritakan kondisi ketidakseimbangan kesejahteraan antara perwira dan bintara.
Ketika dialog dengan Kapolda Sumut dan seluruh pejabat utama, termasuk para Kapolres di jajaran Polda Sumut, pihaknya disuguhkan tayangan tentang kondisi perumahan personel Polda Sumut.
Pihaknya mengharapkan kenaikan anggaran tersebut dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan personil Polri. "Namun harus diikuti juga dengan peningkatan kualitas kerja," jelasnya.[*/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !