INILAH.COM, Liverpool - Musim ini Yossi Benayoun baru empat kali tampil sebagai starter bersama klubnya Liverpool. Tak heran jika kapten tim nasional Israel ini mulai bosan di Anfield.
Gelandang serang berusia 28 tahun ini mengancam akan hengkang dari Liverpool jika situasinya masih tetap sama dalam beberapa bulan kedepan. Benayoun memilih untuk pindah ke klub lain, begitu musim ini berakhir.
Benayoun menang tidak terlalu beruntung musim 2008-09 ini, pasalnya mantan pemain West Ham ini terus-terus duduk di bangku cadangan. Penampilan cemerlang striker Dirk Kuyt yang dimainkan Rafa sebagai pemain sayap, praktis menggusur kans Benayoun untuk tampil.
Apalagi penampilan Albert Riera musim ini boleh dibilang juga sepadan dengan Kuyt. Dan Rafa memilih keduanya untuk mengisi posisi sayap kanan dan kiri.
Padahal di posisi ini, Benayoun, musim lalu juga tidak kalah gemilangnya. Sayang, sepertinya kans Benayoun masih belum terbuka hingga pekan ke-13 Liga Primer musim ini.
"Jika situasinya masih seperti sama untuk beberapa bulan mendatang. Dan saya tidak memiliki waktu untuk tampil di tengah, saya tidak akan meneruskan status saya sebagai pemain Liverpool," ancam Benayoun.
Dalam wawancaranya dengan Televisi Israeli, Benayoun mengakui jika dirinya terus-terus harus bersabar duduk di bangku cadangan. Padahal dia sepenuhnya sadar, formula sebenarnya ada di lapangan yang akan menilai kemampuan dirinya.
"Saya berharap ada perubahan pada diri saya, karena saya ingin bertahan dan membuktikan diri saya, tapi itu tidak mudah. Saya tahu, saya memperkuat klub terbesar, dan ada beberapa pemain yang bagus, seperti Ryan Babel dan Jermaine Pennant yang kadang-kadang tidak memiliki kesempatan setiap kali bertanding, tapi duduk di bangku cadangan, sepanjang waktu sama sekali tidak menyenangkan," akunya.
Benayoun digaet Liverpool senilai 4 juta pound musim lalu dari West Hamnya, penampilannya musim lalu lumayan mengkilap, termasuk dua hattrick yang memuluskan jalan Liverpool di ajang Liga Champions, sebelum dihentikan Chelsea di babak semifinal musim lalu.
Berbagai kalangan menilai penampilan mantan gelandang Racing Santander ini naik turun, kadang tampil mengesankan, kadang tidak maksimal.
"Saya pikir, musim lalu saya mencetak gol-gol dan assist, namun sepertinya musim ini kompetisinya begitu ketat,jika saya masih terus dicadangankan, saya tidak akan bertahan, meski ini Liverpool sekalipun. Mungkin ini saatnya untuk memikirkan tawaran-tawaran yang ada, saya harus mulai belajar bahasa baru, entah itu Italia, Prancis bahkan Rusia," tegas Benayoun.[S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !