INILAH.COM, Roma Jual beli saham menyeret Presiden Lazio Claudio Lotito menuai masalah. Lotitio, bahkan terancam hukuman penjara selama 20 bulan jika dia terbukti bersalah.
Dalam pengadilan yang digelar di Roma, penuntut umum Laura Pedio menyebutkan, pengusaha kontruksi Roberto Mezzaroma yag juga bertindak sebagai pembela dalam kasus ini membeli saham Lazio sebesar 14.6 %, 30 Juni 2005 silam.
Namun sayangnya, pembelian saham tersebut merupakan instruksi dari Lotito sendiri. Pedio menyebutkan, Lotito yang menyelamatkan I Biancoceleste dari krisis keuangan ketika dia membeli klub ini tahun 2004, berusaha untuk menyembunyikan saham sesungguhnya yang dia miliki untuk menghindari peraturan yang berlaku.
Baik, Lotito dan Mezzaroma menolak tuduhan Pedio tersebut. Dalam penyelidikan terpisah, pihak berwewenang Italia menyebutkan, di bulan Juli, sebuah organisasi kejahatan dari Naples mencoba untuk membeli Lazio tahun 2006 silam ketika Lotito diberi kebijakan oleh tifosi garis keras Lazio 'Ultras' untuk menjual sahamnya.
Lazio saat ini berada di peringkat kelima klasemen Seri A setelah kalah dalam Derby della Capitale dari rival satu kotanya, AS Roma 1-0 di Stadion OLimpico Roma yang berakhir rusuh. Setidaknya beberapa tifosi ditangkap pihak kepolisian.[S1]