INILAH.COM, Jakarta - Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam pertemuan para menteri keuangan di Washington dan Sao Paulo disepakati untuk mengembalikan kepercayaan terhadap para pemegang dolar.
Ini penting agar para pelaku pasar ini mau melakukan transaksi kembali untuk memenuhi kebutuhan dolar AS di pasar.
"Jadi anjloknya mata uang negara-negara berkembang saat ini karena tidak ada transaksi dolar akibat tidak adanya confident dari para pelaku pasar," ujar Menkeu di Jakarta, Rabu (19/11). Karenanya, dia berharap negara-negara berkembang mau untuk membuka pintu ekspor bagi negara lain.
Karena kalau semua menutup diri, semua akan sama-sama tidak akan mendapatkan devisa. "Ini jadinya buntet sama sekali," tukasnya. Memang diakuinya semua negara mengalami ancaman risiko menurunnya neraca pembayaran karena berkurangnya transaksi ekspor. Tapi negara-negara berkembang ini juga tidak mau impor dari negara lain. Itu yang menyebabkan semua sama-sama tidak mendapatkan devisa. [cms]