INILAH.COM,Jakarta - Meskipun rupiah sudah mencapai Rp12.000 per dolar AS, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menegaskan rupiah masih pada level aman. Sebab di negara yang ekonominya maju, mata uangnya sudah terkoreksi 30-40%.
Menurut Menkeu, di negara Asia lainnya seperti Thailand, India yang ekonominya cukup maju mata uangnya sudah anjlok.. "Kita masih dalam border yang cukup aman," tegasnya di Gedung Depkeu, Rabu (19/11).
Meskipun demikian, para pengusaha dan masyarakat umum harus melakukan penyesuaian dengan tingkat equilibirium sementara. "Tetapi kita berharap yang sementara jangan sampai menjadi permanen, " ujarnya lagi. Untuk itu pemerintah akan meningkatkan ekspor walaupun dengan krisisnya ekonomi AS. [cms]