INILAH.COM, Manchester Perseteruan antara pelatih Manchester City Mark Hughes dengan gelandang Elano Blumer resmi berakhir setelah pemain Brasil ini mengaku sudah meminta maaf kepada Hughes.
Sebelumnya, Elano mengungkapkan rasa frustrasinya setelah Hughes jarang menurunkan dirinya sebagai starter. Namun bukan pada sang pelatih melainkan pada media Inggris.
Elano menilai Hughes membuat kariernya mandeg di klub Eastlands tersebut, bahkan Elano tidak mengerti kenapa Hughes sering membangkucadangkan dirinya dalam beberapa laga terakhir Man City, padahal musim lalu, sewaktu Man City ditangani Sven-Goran Eriksson, Elano selalu menjadi andalan lini tengah the Citizen.
Tak pelak, Hughes yang juga mantan pelatih Blackburn Rovers ini murka dengan keputusan Elano berkeluh-kesah di depan wartawan. Hughes merasa dilangkahi Elano dan langsung menjatuhkan sanksi kepada Elano sebesar 5.000 pound atas tindakannya tersebut.
Namun, mantan pemain Shakhtar Donetsk ini, konfliknya dengan Hughes sudah berakhir dengan damai.
"Saya telah berbicara dengan Hughes dan saya tidak ingin membuat masalah dengan dirinya. Dia tahu kualitas saya dan saya ingin membantunya membangun tim ini," papar Elano.[S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !