INILAH.COM, Jakarta - Sinarmas Group menyatakan sumber dana pengambilalihan 70.0% saham Bank Century (BCIC) berasal dari kas internal Sinar Mas Multiartha (SMMA).
SMMA memiliki aset Rp 16,4 triliun per September 2008 dengan total ekuitas Rp 2,5 triliun sedangkan BCIC memiliki aset Rp 15,2 triliun.
Hingga saat ini SMMA memang belum membicarakan harga dan nilai terkait proses akuisisi 70% saham BCIC. Menurut Komisaris Utama SMMA, Edward H Hadidjaja, penentuan harga dan nilai akuisisi tersebut masih menunggu hasil uji tuntas (due diligence).
Sedangkan untuk jadwal dan target penyelesaian akuisisi BCIC oleh SMMA ini akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku setelah selesainya due diligence.
Edward juga mengungkapkan karena masih menunggu proses due diligence, perseroan belum mempunyai rencana pelaksanaan penawaran tender atas saham BCIC.
SMMA yang bergerak di bidang multi finance telah memiliki anak-anak perusahaan, di antaranya PT Asuransi Sinar Mas (99,99%), PT AB Sinar Mas Multifinance (99,99%), PT Sinar Mas Multifinance (99,99%), PT Sinarmas Futures (99,99%), PT Arthamas Konsulindo (99,99%), PT Sinarmas Sekuritas (99,99%), PT Sinartama Gunita (99,8%) dan PT Sinar Artha Konsulindo (99,75%).
Selain itu PT Jakarta Teknologi Utama Motor (99,28%), PT Shinta Utama (99%), PT Arthamas Solusindo (99%), PT Arthamas Informatika (99%), PT Sinar Artha Solusindo (99%), PT Sinar Artha Inforindo (99%), PT Komunindo Arga Digital (95%), PT Asuransi Jiwa Sinarmas (73,08%), PT Super Wahana Tehno (66%), PT Wapindo Jasaartha (60%), PT Bank Sintha Indonesia (59,11%), PT Autopro Utama Perkasa (50,63%) dan PT Bank Sinar Mas (melalui PT Shinta Utama) 40,48%. [cms]