Jumat, 25 Mei 2012 | 02:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mari Menunggu Murka Ferguson
Headline
Sir Alex Ferguson - ist
Oleh:
web - Kamis, 20 November 2008 | 16:08 WIB
INILAH.COM, Manchester Setelah pelatih Arsenal Arsene Wenger menilai laga persahabatan sama sekali tidak berguna menyusul cedera yang membekap Theo Walcott, bukan tidak mungkin giliran pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson yang unjuk suara.
Bisa jadi, pelatih asal Skotlandia ini akan bersuara sama setelah melihat strikernya, Dimitar Berbatov menuai cedera saat Bulgaria dibantai tuan rumah Serbia 6-1 di Belgrade.
Tidak hanya kalah telak, Bulgaria juga harus kehilangan Berba yang dibekap cedera hamstring. Bulgaria boleh saja kalah, tapi tidak MU untuk Ferguson. Kehilangan Berba mungkin harus dibayar mahal.
Sebelumnya Wenger mengecam laga persahabatan yang menurut pelatih asal Prancis ini sama sekali tidak ada gunanya karena setelah ini tidak akan laga resmi untuk sebulan atau dua bulan mendatang.
Bahkan, hanya akan membuat klub-klub menuai masalah karena sudah pasti para pemainnya rentan cedera karena terlalu banyak bermain.
Kabar cedera yang membekap Berba sepertinya tidak membuat pihak Old Trafford senang, khususnya setelah striker MU lainnya, Wayne Rooney juga masih belum 100% fit dari infeksi saluran pernafasannya.
Cedera yang membekap Berba, juga akan membawa berkah tersendiri bagi striker MU lainnya, Carlos Tevez. Sejak kehadiran Berba, Tevez mulai tergusur dari skuad Ferguson, namun penampilannya masih tetap menjanjikan bagi MU dan Argentina.
Sudah pasti, Ferguson akan mengandalkan mantan striker Corinthians ini. Kans Tevez begitu besar untuk menghuni skuad utama MU.
Di sisi lain, penampilan skuad Plamen Markov benar-benar luar biasa, namun bagi Savo Milosevic, laga ini menjadi laga penutup kariernya bersama timnas Serbia.
Mantan striker Aston Villa ini menuai 102 caps dan mengakhiri kariernya dengan sempurna.
Milosevic mencetak dua gol bagi Serbia, namun sebenarnya Milosevic bisa mncetak empat gol, namun dari dua tendangan penalti yang diberikan wasit kepada Serbia tidak mampu dilesakkan dengan baik oleh Milosevic.
"Emosi tercurah ketika saya mengambil tendangan penalti. Konsentrasi saya terpecah tapi saya senang keluar lapangfan dengan dua, pertandingan seperti inilah yang saya inginkan untuk mengakhiri karier saya bersama timnas Serbia," ujar Milosevic kepada The Guardian.[S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.