inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kali ini, Giliran Ranieri Serang Mourinho!

Headline
Claudio Ranieri - istimewa
Oleh:
Kamis, 20 November 2008 | 20:56 WIB
INILAH.COM, Turin Setelah sempat mereda beberapa saat, kini perseteruan antara pelatih Juventus Claudio Ranieri dengan allenatore Inter Milan Jose Mourinho kembali mencuat ke permukaan.
Kali ini, Ranieri yang membuka luka lama, mantan pelatih Chelsea ini menegaskan, dirinya sama sekali tidak suka dengan sikap Mourinho. Ranieri juga menyatakan, dirinya sama sekali tidak iri hati dengan gaji yang didapat The Special One dari Inter.
Perseteruan Ranieri dengan Mourinho berawal ketika pelatih asal Portugal ini menyatakan, Ranieri terlalu tua untuk menuai prestasi. Sejak itulah keduanya saling serang lewat kata-kata.
Jelang Derby d'Italia, antara tuan rumah I Nerazzurri melawan Juventus di Giuseppe Meazza, Minggu (23/11), situasi kembali memanas.
Namun, kali ini yang memicu perseteruan terjadi lagi adalah Ranieri yang mengeluarkan komentar miring terhadap Mourinho.
"Apakah saya menyukai dirinya? Ya, kenyataannya, semua pemainnya sangat menghormati dirinya. Itu artinya dia seorang pelatih yang mampu mengatur sebuah tim. Tapi saya tidak sukda dengan sikapnya yang terus menuai kontroversi dari hari ke hari," kata Ranieri.
Mantan pelatih Chelsea dan Valencia ini kemudian menegaskan bahwa keberhasilan Mourinho bersama Chelsea karena sokongan dana Roman Abramovic.
"Konflik kami tidak ada hubungannya dengan fakta bahwa dia mengantikan posisi saya di Chelsea. Saya sadar bahwa saya tidak memiliki waktu yang lama di Chelsea, tapi saya tetap mampu meraih musim yang gemilang. Saya mampu membawa Chelsea ke posisi empat tanpa membuang-buang uang," pungkasnya.
Bulan lalu, Mourinho kembali melakukan kontroversi dengan mengatakan bahwa dirinya menerima gaji 14 juta euro per musim. Namun Ranieri mengaku tidak cemburu dengan hal itu.
"Apakah saya cemburu dengannya? Tidak sama sekali. Setiap orang mendapatkan apa yang mereka pantas dapatkan. Saya bahkan tidak memikirkan masalah uang, karena itu tidak penting bagi saya. Kami tidak memiliki kesamaan. Dia memenangi banyak trofi, dan saya belum, tapi saya sudah lama berkecimpung dalam sepakbola dan saya akan terus berjalan," kilahnya. [S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.