INILAH.COM, Milan Jelang Derby d'Italia antara tuan rumah Inter Milan melawan Juventus di Giuseppe Meazza, Minggu (23/11), raut tegang terpancar dari wajah presiden I Nerazzurri Massimo Moratti.
Inter, mungkin berada di puncak klasemen Seri A, namun kehadiran skuad Claudio Ranieri dengan memenangi tujuh kali laga terakhir mereka, tak urung membuat Moratti khawatir sekaligus gelisah.
Derby d'Italia selalu menyita perhatian banyak orang karena laga ini dianggao sebagai laga terbesar di Seri A musim ini.
Skuad Jose Murinho butuh kemenangan saat melawan I Bianconeri agar posisinya kokoh di puncak.
Kemenangan menjadi wajib hukumnya bagi Zlatan Ibrahimovic dan kawang-kawan. Pasalnya saat ini, Inter hanya unggul tiga poin dari Juve dan hanya terpaut satu poin dari rival satu kotanya, AC Milan yang akan bertandang ke Turin menghadapi tuan rumah Torino setelah Derby d'Italia ini digelar.
Tapi apa daya, Moratti terlanjur tegang menunggu laga ini. Konglomerat minyak ini mengakui, Juve sulit dikalahkan, meski Inter bermain di depan tifosi mereka sendiri.
"Selalu ada tekanan di setiap pertandingan seperti ini. Ini adalah pertandingan klasik dan pemain begitu juga pendukung merasakan hal yang sama," ucap Moratti.
Laga ini tentu saja, Inter akan bergantung pada bomber haus gol , Ibra yang penampilannya terus menanjak.
"Ibrahimovic? Yang terpenting adalah dia tetap menampilkan permainan seperti saat melawan Palermo. Dia sedang dalam kondisi puncak. Tidak masalah apakah dia mencetak gol ataupun assist, selama dia terus bermain dengan bagus," aku Moratti.
Morrati kemudian mengeluarkan pernyataan mengenai Presiden Juventus Giovanni Coboli Gigli. "Gigli? Saya ikut senang dengan keberhasilannya dan saya membayangkan dia sudah tertidur dengan pulas. Tapi kita lihat saja nanti di pertandingan," kata Morrati. [S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !