Rabu, 23 Mei 2012 | 22:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BI Pakai Semua Instrumen Atasi Rupiah
Headline
inilah.com/Subekti
Oleh:
web - Jumat, 21 November 2008 | 08:40 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Pimpinan Bank Indonesia (BI) akan menggunakan seluruh instrumennya untuk mengatasi gejolak rupiah yang sampai Kamis (20/11) sore merosot lagi dan masih bertengger di atas level Rp 12.000 per dolar AS.

"Tadi dari BI menerangkan bahwa rupiah memang terkoreksi, tetapi bukan satu-satunya. Korean won antara lain juga terkoreksi," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Anggito Abimanyu, seusai rapat perkembangan situasi ekonomi terkini di Kantor Wapres di Jakarta, kemarin.

Hadir pada rapat yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla tersebut yakni Menko Perekonomian Sri Mulyani, Gubernur BI Budiono, Kepala BUMN Sofyan Djalil, Kepala Bappenas Paskah Suzeta, Menaker Erman Soeparno, Menperin Fahmi Idris, dan Menteri PU Joko Kirmanto.

Anggito juga mengatakan, pada tahun 2008 kondisi ekonomi aman. Menurutnya, terdapat kelebihan penerimaan sebesar 105% di atas APBN Perubahan. Belanja kementerian mencapai 90-95 persen dari APBN-P.

"Surplus itu untuk pembiayaan 2009," katanya.

Anggito juga mengatakan, proyeksi realisasi defisit anggaran selama 2008 sekitar 1,1% dari produk domestik bruto (PDB), turun di banding target defisit dalam APBNP 2008 sebesar 2,1% dari PDB. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.