INILAH.COM, Washington - Presiden Amerika Serikat terpilih Barack Obama mengakui keinginannya untuk menjalin hubungan lebih baik dengan Madrid. Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Spanyol Miguel Angel Moratinos, Jumat (21/11), setelah bertemu dengan para anggota tim pemerintahan transisi Obama.
Moratinos berkunjung ke Washington untuk menghadiri perpisahan dengan Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice yang akan habis masa jabatannya, dan bertemu dengan para anggota pemerintahan yang baru.
"Mereka mengakui bahwa jika Washington ada keinginan untuk meningkatkan upaya-upaya" untuk meningkatkan hubungan-hubungan dengan suatu negara (Eropa) itu adalah dengan Spanyol," kata Moratinos kepada para wartawan.
Moratinos bertemu dengan Madeleine Albright - menteri luar negeri AS pada era 1997-2001 di bawah presiden Demokrat Bill Clinton - dan dengan wakil partai Republik Jim Leach, dua orang Obama yang dipilih sebagai jalur untuk menemui para pemimpin luar negeri.
Moratinos mengatakan bahwa tim transisi pemerintahan Obama terbuka untuk mendengarkan dan meminta pandangan-padangannya.
Albright dan Leach meminta saya untuk memperhatikan hubungan-hubungan baru antara Uni Eropa dan AS," kata Moratinos.
Menteri luar negeri Spanyol itu juga bertemu dengan Senator dari Demokrat John Kerry, yang tampaknya akan menjadi ketua baru Komite Hubungan-Hubungan Luar Negeri Senat dan Senator Republik John McCain, pesaing Obama dalam pemilihan presiden pada 4 November lalu.
Cakupan kebijakan bersama yang menjadi perhatian antara Washington dan Madrid termasuk masalah Afghanistan, Timur Tengah dan terutama Amerika Latin, kata Moratinos.
Mengenai masalah Kuba, para utusan Obama menyinggungnya dengan hati-hati, namun Albright mengatakan bahwa 'adalah tidak wajar jika Spanyol dan AS tidak menjalin kerjasama' mengenau masalah-masalah penting demikian, kata Moratinos.[*/nng]