INILAH.COM, Milan Gelandang Inter Milan Dejan Stankovic hampir bergabung dengan Juventus awal musim ini. Namun gelandang asal Serbia tersebut mengaku tidak menyesal bertahan di I Nerazzurri. Stankovic menegaskan bahwa dirinya adalah 100% Inter.
Stankovic memang dikenal sebagai salah satu pengikut setia Roberto Mancini. Maka ketika posisi Mancini di Inter tergusur oleh Jose Mourinho, Stankovic pun gusar. Pasalnya saat itu Stankovic dianggap tidak termasuk dalam skema permainan Mourinho. Terlebih Mourinho getol mendatangkan gelandang-gelandang anyar, seperti Sulley Muntari, Amantino Mancini, dan Ricardo Quaresma.
Kedatangan gelandang-gelandang anyar tersebut membuat Stankovic berpikir untuk hengkang. Bak gaung bersambut, Juventus pun mengajukan penawaran kepada Inter untuk mendapatkan mantan pemain Lazio tersebut.
Kesepakatan antar kedua klub hampir tercapai. Namun Stankovic memutuskan untuk bertahan di Giuseppe Meazza. Lewat kerja keras, Stankovic akhirnya mampu mendapat kepercayaan The Special One.
Stankovic mengaku tidak menyesal tetap bertahan di Inter.
"Saya sangat bahagia saat ini dan saya tahu Anda akan selalu mendapat tempat di tim inti dengan bekerja keras saat latihan dan mendengarkan perkataan pelatih," aku Stankovic.
Stankovic menambahkan bahwa dirinya siap membawa Inter menjadi yang terbaik pada partai Derby d'Italia melawan Juventus, Minggu (23/11).
"Jika saya bermain melawan Juventus, maka saya hanya memikirkan tentang Inter dan melakukan yang terbaik untuk Inter. Itu pekerjaan saya. Selalu ada rivalitas dengan Juventus, tapi pemain kedua klub saling menghormati. Pertandingan 11 melawan 11, tapi selalu akan ada pemain yang membuat perubahan. Ini akan jadi pertandingan yang hebat," kilahnya. [S2]