Minggu, 27 Mei 2012 | 04:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Century Tambah Nelangsa IHSG
Headline
inilah.com/Abdul Rauf
Oleh:
web - Jumat, 21 November 2008 | 10:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hampir satu jam setelah pembukaan, indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin mendapat tekanan hingga melorot ke level 1.115,49, Jumat (21/11).

Setelah terimbas sentimen penurunan indeks di Wall Street dan harga minyak dunia, investor kembali dibuat cemas dengan keputusan Bank Indonesia (BI) yang menempatkan Bank Century di bawah 'kekuasaan' Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) setelah bank itu mengalami kesulitan likuiditas.

Dengan kabar soal nasib Bank Century itu, investor kini makin cemas dengan masa depan sektor keuangan nasional setelah kemarin juga diprediksikan oleh ekonom Bank BRI Djoko Retnadi bahwa tekanan terhadap sektor keuangan hingga akhir 2008 masih tetap tinggi.

Indikasinya terlihat dari Financial Stability Index (FSI) yang merupakan indikator untuk menilai perkembangan stabilitas keuangan suatu negara.

Dalam FSI itu terlihat bahwa hingga Oktober 2008 mencapai 2,40 atau meningkat dibandingkan September yang sebesar 1,70.

Sementara itu, IHSG pada sekitar pukul 10:15 WIB, sudah merosot 39, 480 poin menjadi 1.115,49, sementara indeks LQ45 melorot 9,3600 poin menjadi 209,02 dan JII jatuh 6,2100 poin di level 174,06.

Tercatat hanya 3 saham menguat, 87 saham melemah dan 12 saham lainnya stagnan.

Sektor tambang masih menjadi penyumbang penurunan indeks terbesar dengan melorot 42 poin menjadi 748,55, dan disusul dengan agribisnis yang rontok 25,669 poin menjadi 665,82.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.