INILAH.COM, London Boleh saja pelatih tim nasional Inggris Fabio Capello membawa skuadnya meraih kemenangan 2- 1 saat bertandang ke Stadion Olympic Berlin melawan tuan rumah Jerman. Namun, sepulangnya dari Berlin, Capello malah tekor!
Lho kenapa? Pasalnya, buntut dari melemahnya nilai tukar mata uang Inggris, Pounsterling, pelatih asal Italia yang menggantikan Steve McClaren ini harus kehilangan uang sebesar 1 juta pound atau sekitar Rp 19 miliar.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) membayar Capello senilai 6 juta pound setiap tahunnya, namun bank Capello tetap di Italia. Saat mantan pelatih Real Madrid ini setuju menangani The Three Lions selama empat tahun, tahun lalu, nilai tukar pound saat itu bernilai 1.39
Tapi menyusul krisis keuangan global yang melanda dunia saat ini, pound melemah menjadi kisaran 1.18. Artinya, Capello yang digaet Desember tahun lalu seharusnya bernilai 8.28m, namun tadi malam, nilai kontraknya melemah menjadi 7.08m akibat fluktuasi nilai tukar pound. Padahal kehilangan 1.2m, setara dengan 1 juta pound atau Rp 19 miliar.
Sayangnya, Capello setuju gajinya dibayar dengan pound, pasalnya dia kini tinggal di Inggris dan diperkerjakan oleh FA.
Selain menjadi pelatih di Inggris, Capello juga memiliki rumah di Swiss dan Italia, dimana dia menanamkan semua investasinya di sana.
Sumber yang dekat dengan Capello menyebutkan kerugian tersebit, namun menegaskan, Capello merasa lebih senang meski harus kehilangan uangnya. Ini tak lain, karena anak asuhnya bisa mengalahkan Jerman.
Capello dikabarkan tidak akan menuntut kompensasi atas kerugian ini kepada FA dan tidak akan mengganti kontraknya agar di masa depan tidak terjadi kerugian seperti ini jika harga pasar jatuh.[S1]