inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

McCain Setuju Obama Pilih Napolitano

Headline
John McCain - istimewa
Oleh: Vina Ramitha
Jumat, 21 November 2008 | 11:35 WIB
INILAH.COM, Washington Kabar bahwa Presiden terpilih AS Barack Obama akan menunjuk Gubernur Arizona Janet Napolitano sebagai kandidat mendagri terdengar ke telinga mantan pesaingnya, John McCain.

"Gubernur Napolitano merupakan kandidat yang sangat berpengalaman, semoga kabar ini segera dikonfirmasikan," ujar McCain, yang juga senator Arizona itu.

Wanita berusia 50 ini pernah menjabat sebagai jaksa untuk Arizona dan kemudian menjadi jaksa agung negara bagian tersebut.

Departemen yang bakal ia pimpin ini sebenarnya baru beroperasi pada 2003. Melibatkan 22 agensi federal yang bertanggung jawab pada masalah darurat, cukai dan imigrasi, perlindungan kepresidenan, serta beberapa hal lainnya yang berhubungan dengan aktivitas keamanan.

Pilihan ini menyusul terpilihnya mantan pimpinan Senat Demokrat Tom Daschle sebagai menteri kesehatan. Kemudian yang sedang dalam pemeriksaan, Eric Holder, mantan orang departemen hukum Presiden Bill Clinton untuk menempati posisi jaksa agung.

Sementara kandidat yang masih belum memberikan jawaban adalah Senator Hillary Clinton untuk menjabat sebagai menlu.

Satu posisi yang sedang dinantikan rakyat AS dan dunia dengan harap-harap cemas adalah menkeu. Pasalnya, posisi yang satu ini memiliki beban tugas paling berat mengingat ekonomi AS yang sedang kacau balau.

Satu wanita yang kabarnya dipertimbangakan sebagai menteri perdagangan mengkonfirmasikan bahwa ia bukan kandidat yang tepat untuk posisi tersebut. Pebisnis wanita asal Chicago, Penny Pritzker, pewaris Hotel Hyatt mengindikasikan penolakan.

"Saya rasa akan lebih baik jika mengabdi untuk negara dalam kapasitas saya. Membangun bisnis, menciptakan lapangan pekerjaan, dan bekerja untuk memperkuat ekonomi kita," ujar Pritzker.

Sementara Obama sebenarnya menginginkan ia sendiri yang mengumumkan pilihannya. Namun informasi mengenai kandidat posisi-posisi penting itu selalu bocor. Sejauh ini presiden ke-44 ini belum mengadakan jumpa pers untuk mengumumkan hal ini. Satu-satunya penampilan publik yang ia lakukan adalah pertemuan dengan John McCain, Senin (17/11).[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.