INILAH.COM, London Mantan striker Arsenal Perry Groves merasa sudah waktunya kapten The Gunners William Gallas dicopot dari jabatannya. Pernyataan miring Gallas yang mengungkapkan keburukan timnya sendiri sudah tidak bisa ditolerir lagi.
Tidak akan mengungkapkan kebobrokan Arsenal, Gallas dianggap sudah kelewat batas. Menurut Groves, sebagai kapten, seharusnya Gallas memberi contoh bagi rekan satu timnya.
Gallas memang kontroversial, musim lalu ketika Arsenal ditahan imbang Birmingham, Gallas menendang papan iklan di akhir pertandingan. Beberapa waktu lalu, Gallas juga kedapatan memegang rokok dan fotonya terpampang di mana-mana.
Terakhir, Gallas membuka rahasia dapur The Gunners jika di ruang ganti pemain terjadi perpecahan. Tak heran jika Groves yang kini berprofesi sebagai komentator ini meminta Arsene Wenger mencopot ban kapten yang melingkar di lengan Gallas.
"Gallas sudah pasti tidak bisa dimaafkan lagi. Saya sudah mengatakan hal ini setahun lalu, dia seharusnya tidak menjadi kapten Arsenal," kata Groves yang sudah tampil 155 membela Arsenal di akhir 80an hingga awal 90-an.
Grover menambahkan, Gallas seharusnya sudah dicopot dari jabatannya sejak tingkah lakunya di Birmingham.
"Dia membuat nama besar kapten-kapten Arsenal yang sudah menjadi tercoreng dan sekarang dia mengatakan, di depan umum, jika Arsenal harus seperti tentara," imbuh Groves.
Penampilan Gallas bersama Arsenal juga menuai kritikan dari Groves, menurut dia, pemain Prancis ini yang membuat timnya menjadi kebobolan.
"Gol yang membobol gawang kita saat melawan Fulham, salah satu contohnya. Satu melawan Aston Villa, ketika dia menendang bola seperti bek U-12 tapi juga salah satunya. Wenger harus bertanggungjawab karena dia yang menjadikan Gallas sebagai kapten. Wenger juga harus mencopot ban kapten Gallas," tegas Groves.[S1]