INILAH.COM, Manchester City Krisis pemain dan konflik internal mengguncang Arsenal menjelang big match melawan Manchester City di Stadion City of Manchester, Sabtu (22/11). Arsenal butuh kemenangan untuk menjaga peluang juara.
Permainan Arsenal musim ini memang belum konsisten. Peluang The Gunners untuk meraih trofi Liga Primer terbuka lebar, setelah Samir Nasri dan kawan-kawan mampu menumbangkan Manchester United 2-1, dua pekan lalu. Namun semuanya kembali berubah, setelah Arsenal ditumbangkan Aston Villa 0-2, pekan lalu.
Peluang The Gunners untuk kembali ke jalur juara masih terbuka lebar. Terlebih, jika Arsenal mampu menumbangkan City. Ini bukan tak mungkin mengingat City juga belum menampilkan permainan yang konsisten meski disokong uang tidak terhingga.
Sayang, Arsenal sedang diguncang krisis pemain. Pelatih Arsene Wenger tidak bisa menurunkan Bacary Sagna, Kolo Toure, Tomas Rosicky, dan Emmanuel Eboue yang masih berkutat dengan cedera. Sedangkan Eduardo Da Silva masih menjalani rehabilitasi pemulihan cedera patah kaki.
Tapi mungkin yang membuat pusing Wenger adalah cederanya Theo Walcott. Walcott harus absen tiga bulan karena mengalami cedera bahu, saat menjalani latihan bersama tim nasional Inggris, Rabu (19/11).
Wenger mengaku pasrah dengan cederanya Walcott. "Saya bisa menerima cedera Walcott. Tapi sekarang bukan waktu yang tepat. Pasalnya, kami memiliki pertandingan yang berat dalam beberapa pekan ke depan. Tapi bagaimana saya bisa menghentikan pertandingan persahabatan? Saya tidak bisa berbuat apa-apa," ujar Wenger.
Selain krisis pemain, Arsenal juga tengah diguncang konflik internal yang dipicu kapten mereka sendiri, William Gallas. Pemain timnas Prancis ini mengkritik pemain muda Arsenal bermain dengan 'lembek'.
"Kami tidak berani untuk bertarung di lapangan. Saya kira kami harus menjadi prajurit. Untuk menjadi juara, kita harus bermain di partai-partai besar setiap pekan dan bertarung dengan berani," aku Gallas.
City sendiri juga belum mampu berbicara banyak di Liga Inggris, meski mendapatkan sokongan dana yang tidak terbatas dari pemilik anyar City, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahlan. Hingga kini, City masih tercecer di peringkat 12 klasemen sementara.
Salah satu titik lemah City adalah lini belakang. Untuk itu, pelatih City Mark Hughes berharap anak asuhnya mampu memperbaiki kelemahan tersebut. "Kami membiarkan diri kami sendiri melakukan kesalahan individu di lini belakang. Itu tidak membantu kami, tapi serangan kami sangat berbahaya. Kami mampu mencetak gol dari segala area dan penyerang kami mampu mencetak gol lebih banyak dari pada gelandang kami," ucap Hughes. [I4]
Prakiraan pemain
Man City (4-3-3): 1-Schmeichel: 5-Zabaleta, 2-Richards, 22-Dunne, 15-Garrido, 8-Phillips, 33-Kompany, 7-Ireland, 12-Vassell, 27-Mwaruwari, 10-Robinho.
Cadangan: 19-Fernandes, 26-Ham, 4-Onuoha, 21-Hamann, 11-Elano, 14-Jo, 24-Evans.
Pelatih: Mark Hughes.
Arsenal (4-4-1-1): 1-Almunia: 3-Sagna, 10-Gallas, 18-Silvestre, 22-Clichy, 17-Billong, 19-Wilshere, 15-Denilson, 8-Nasri, 2-Diaby, 11-Van Persie.
Cadangan: 21-Fabiansi, 20-Djorou, 12-Vela, 16-Ramsey, 50-Simpson, 26-Bendtner, 25-Adebayor.
Pelatih: Arsene Wenger.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !