Kamis, 17 Mei 2012 | 09:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Investor China Kelola Batubara di Maluku
Headline
inilah.com/Bayu Suta
Oleh:
web - Sabtu, 22 November 2008 | 10:53 WIB
INILAH.COM, Ambon - Investor China, Liu Ci Yang, akan mengelola batubara di Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur(SBT) dan Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, yang berdasarkan hasil penelitian berprospek cerah.

"Investor ini sudah memiliki ijin usaha dari masing-masing Pemkab SBT dan Burub dan telah melaporkan rencana kegiatannya kepada Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu di Ambon," kata Kasubdin Geologi dan Mineral Dinas Pertambangan Maluku, Bram Tomasoa, Sabtu (22/11).

Ia mengatakan, Liu Ci Yang memiliki perusahaan batubara berskala besar yang beroperasi di Kota Santung, China, Vietnam dan Kamboja, sehingga hasil penambangannya akan diolah di salah satu pabrik di China.

Investor ini pun telah menjalin kerjasama dengan tiga perusahaan lokal untuk kegiatan eksplorasi yang diharapkan segera direalisir.

Ia juga mengisyaratkan, investor China yang baru pertama kalinya menanamkan modalnya di Maluku itu juga memprogramkan survei potensi batubara ke Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah maupun Pulau Sermata, Kabupaten Maluku Barat Daya(MBD).

"Terbuka peluang juga untuk investor asal China ini bisa mengelola potensi batu gamping di Kabupaten Buru Selatan, termasuk sektor lainnya seperti pertanian dan perikanan yang prospeknya menggembirakan," katanya.

Sementara itu, Liu Ci Yang, mengakui semakin kondusifnya stabilitas keamanan di Maluku telah memotivasi dirinya menanamkan modalnya di wilayah ini, terutama dalam mengelola aneka jenis potensi SDA.

"Saya mendapat informasi potensi SDA maupun kondisi keamanan Maluku dari Kantor Kedutaan RI di Quan Tzung, sehingga saya tertarik dan memutuskan melakukan survei. Ternyata wilayah ini berprospek untuk dikelola dalam skala besar,"ujarnya.

Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu, secara terpisah, mendukung kegiatan investor dari China ini, karena akan berdampak ganda bagi daerah setempat bila kegiatan pertambangan tersebut direalisir.

"Kami senantiasa melakukan promosi untuk menjaring investor dan kini sejumlah pengusaha mancanegara mulai berdatangan melakukan eksplorasi potensi SDA Maluku dengan harapan mengurangi angka kemiskinan sekitar 29,6 persen dari 1,3 juta jiwa, tingkat pengangguran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
ashadi
Sabtu, 11 Desember 2010 | 15:33 WIB
looking for investors, I can bring together land owners of coal land, which already has a full license with extensive .. 9 hectares more in the east Kalimantan (Indonesia).
ashadi
Sabtu, 4 Desember 2010 | 13:37 WIB
bila ada berminat lahan didaerah kalimantan timur, ada lahan luas 708 ha.mencari investor.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.