Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Proteksi Agar Ponsel Tetap Murah
Headline
inilah.com/Bayu Suta
Oleh: Budi Winoto
web - Sabtu, 22 November 2008 | 20:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dolar yang bertengger di atas 12 ribu menyebabkan penjualan ponsel turun hingga 50%. Agar konsumen tetap mampu membeli ponsel, vendor pun terpaksa melakukan proteksi agar kenaikan tidak lebih dari 10%.
General Manager Sales dan Marketing LG Electronics Indonesia Andre Tan mengatakan krisis dan melonjaknya dolar menyebabkan penjualan ponsel LG mengalami penurunan drastis. Untuk menahan agar ada pertumbuhan penjualan, LG melakukan proteksi agar kenaikan harga produk tidak melonjak tajam, karena dolar yang berada di atas 12 ribu.
Nilai tukar rupiah telah terjadi kenaikan sekitar 30% terhadap dolar AS. LG berupaya melakukan proteksi, agar harga ponsel di pasaran tidak lebih dari 10%. "Untuk yang ponsel berharga murah kenaikannya hanya Rp 1020 ribu. Kami coba melakukan proteksi terhadap pasar, agar kenaikan harga produk tidak terlalu tinggi," katanya.
Andre mengatakan situasi dolar yang naik turun, memang masa yang tidak enak. Distributor sulit menentukan kurs dolar yang pas agar harga tetap bersaing. Sementara konsumen menunda pembelian, karena mengharapkan dolar turun sehingga harga ponsel bisa lebih murah.
Akibat dolar yang naik drastis, penjualan ponsel LG turun 30-50%. Penurunan sebesar itu menurut Andre sebagai hal yang biasa. Karena pada bulan sebelumnya masih tinggi, sedangkan bulan berikutnya diharapkan akan naik kembali, setelah psikologi konsumen membaik setelah mengetahui tingkat dolar telah stabil.
"Tidak ada yang bisa dilakukan, karena kondisi memang sedang krisis di seluruh dunia. Yang bisa dilakukan melihat situasi ke depan, mengawasi terus pergerakan dolar dan menentukan berapa harga dolar yang pas," jelasnya.
Menurut Andre situasi sekarang sebenarnya bisa menguntungkan vendor-vendor yang memproduksi ponsel murah termasuk vendor ponsel lokal. Namun setelah kondisi ekonomi membaik, konsumen akan kembali mencari produk dengan fitur lebih baik.
"Ponsel dengan fitur lebih baik, ada kameranya serta bisa memutar MP3 akan terus diinginkan konsumen," katanya.
Untuk saat ini, ponsel LG yang masih dibeli konsumen di kisaran harga di bawah Rp 2 juta. Ponsel yang dicari dengan kamera sampai dengan 2 megapiksel. "Ponsel dengan kamera di atas 2 megapiksel masih belum populer di masyarakat," katanya.
Sementara di kelas ponsel pintar atau smartphone, Andre mengatakan belum banyak peminatnya. Konsumen membeli ponsel jenis ini bukan tertarik dengan fitur, tapi lebih memperhatikan gaya .
Padahal, operator di Indonesia sangat mendukung fitur-fitur canggih yang ada di smartphone. Misalnya saja untuk berkirim email, web serta layanan lain. Namun, belum banyak konsumen yang memanfaatkan fitur ini, kecuali untuk keperluan berkirim email menyangkut bisnis atau mengerjakan tugas pekerjaan lewat smartphone.
Sementara kebiasaan penjualan smartphone bundling kerjasama dengan operator, dinilai Andre masih sulit diterapkan di Indonesia . LG pernah mencoba bekerja sama dengan operator dengan memberikan subsidi agar konsumen bisa menyicilnya. Namun di lapangan usaha ini banyak menemui kendala.
"Masalahnya Indonesia belum memiliki sistem ID (kependudukan) yang berlaku secara ketat. Banyak konsumen yang mengambil ponsel bundling ternyata keberadaannya tidak jelas, karena alamatnya tidak diketemukan. Yang membeli secara cash tidak terlalu banyak karena dari harga memang sangat tinggi," kata Andre.
LG baru tujuh bulan memasarkan ponsel pintar di Indonesia . Hingga kini, sumbangan model ini baru 4-5% dari keseluruhan penjualan ponsel LG di Indonesia.
Kemunculan iPhone dan Google yang di luar negeri mendapat sambutan antusias konsumen, dinilai oleh Andre Tan tidak akan bisa menggairahkan pasar smartphone di tanah air. Selain belum masuk secara resmi, kedua ponsel ini juga tidak akan cocok dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.