INILAH.COM, Philapelphia " Komisi Komunikasi Federal (FCC) meminta Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) mempelajari kasus pengrobekan kostum Janet Jackson oleh Justin Timberlake di Super Bowl 2004.
FCC pada pekan ini telah mengajukan banding ketiga kalinya ke Circuit Court of Appeals di Philadelphia bahwa pengadilan telah salah menutup kasus dan mengenakan denda US$ 550.000 kepada perusahaan stasiun TV CBS Corp., Juli.
Pada penampilan Janet Jackson saat jeda istirahat pertandingan Super Bowl 2004 lalu secara tiba-tiba payudara Janet Jackson menyembul setelah Justin Timberlake yang bernyanyi di belakangnya menarik pakaiannya tepat di dadanya sebelah kiri. Kejadian itulah yang membuat headline media masa seluruh dunia.
"Pengaruh dari keputusan FCC akan proses kreatif kami sangat tidak adil. Keputusan FCC di bagian kreatif membuat tim kreatif kami tidak bisa menunjukkan ide terbaiknya," Ehief Executive CBS Corp. Andrew Jay Schwartzman.
Pada saat itu pihak CBS Corp yang menayangkan tayangan langsung Super Bowl tidak menayangkan siaran tundanya karena kejadian itu.
FCC bahkan sudah menunda pengajuan banding kepada Mahkamah Agung AS terkait kasus penyanyi Cher dan Nicole Richie pada 2002 di sebuah ajang penghargaan musik yang saat itu juga disiarkan oleh stasiun yang sama. [AP/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !