INILAH.COM, Jakarta - DPR meminta Bank Indonesia (BI) untuk memikirkan pelaksanaan devisa terkendali. Langkah ini dilakukan untuk meredam pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang sudah melampaui 12.000 per dolar AS.
Hal ini diutarakan Ketua DPR Agung Laksono dalam sambutannya pada rapat parupiurna DPR untuk pembukaan masa persidangan keduanya di Jakarta, Senin (24/11).
Dewan juga akan terus memantau tingkat suku bunga SBI dan kondisi rupiah pasar uang. Mestinya, kata Agung, BI dan pemerintah harus melakukan langkah-langkah berani guna membendung melemahnya rupiah lebih lanjut. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !