INILAH.COM, Jakarta - Kenaikan harga saham BUMI saat ini masih spekulasi. Karenanya sulit untuk memprediksi naik-turunnya saham milik sejuta umat ini.
Bahkan, analis e-Trading Securities, Suryadi lebih menyarakan investor untuk melakukan aksi jual jika melihat sisi fundamental saham milik Bakrie ini. Sebab hingga saat ini masih belum ada konfirmasi dari pihak manajemen terkait transaksi pembelian saham BUMI ini dari pihak Northstar. Semua masih menunggu kepastiannya saat Bakrie mengumumkannya sekitar 29 November 2008.
Sebagai sekuritas terbanyak pembeli BUMI, Suryadi mengatakan total transaksi e-Trading untuk saham BUMI sebesar Rp 42 miliar pada pukul 16:05 WIB. Dari nilai transaksi tersebut 90% dalam posisi membeli.
Sementara menurut analis Reliance Securities, Deo Rawendra, para investor saat ini sangat senang untuk men-trading-kan BUMI daripada untuk long term karena volatilitasnya sangat tinggi. Tapi dia melihat besar kemungkinan BUMI untuk naik lagi di masa mendatang. [cms]