INILAH.COM, Jakarta - Northstar Pacific Partners Ltd akhirnya membatalkan niatnya untuk membeli 35% saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Gagalnya transaksi pembelian saham BUMI disebabkan belum adanya titik temu penyelesaian utang Bakrie ke pihak kreditor, termasuk para pemegang repo (repurchase agreement).
Padahal menurut Patrick Walujo, pendiri Northstar Pacific, negosiasi dengan pihak BUMI sudah hampir final mengingat batas akhir penyelisaian due delligence tinggal 2 hari lagi.
Saat ini, lanjut Patrick, Northstar mengumpulkan saham Bumi yang aman, yaitu saham yang restrukturisasi utangnya disepakati Bakrie dan kreditor. Jumlah saham yang secured untuk dibeli Northstar adalah 10%-20%, sedangkan Bakrie berupaya merampungkan negosiasinya dengan puluhan kreditor lokal dan asing.
Dari 6,79 miliar saham Bumi yang dimiliki Bakrie, 5,13 miliar saham dijaminkan oleh Bakrie & Brothers kepada kreditor untuk memperoleh utang. Artinya, hanya 8,55% saham Bumi yang tidak digadaikan. Apabila mengacu pada harga pembelian yang sama, Northstar nanti hanya mengeluarkan US$371 juta-US$742 juta untuk membeli 10%-20% saham Bumi.
Patrick mengatakan setelah uji tuntas rampung, Northstar dan Bakrie berusaha menstabilkan perusahaan. "Northstar tidak mungkin walk away. Kami mengincar Bumi sejak dua tahun lalu," ujarnya mengutip sebuah media nasional.
Setelah membeli 10%-20% saham Bumi, lanjutnya, Northstar berpeluang menambah jumlah saham yang akan dibeli.[cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !