INILAH.COM, Cilacap - Sebagian barang Amrozi dan Mukhlas masih berada di LP Batu, Nusakambangan. Menurut keluarga, barang-barang milik terpidana mati Bom Bali I itu disumbangkan kepada teman-teman Amrozi dan Mukhlas di LP Batu.
"Saya berinisiatif menginfakkan dan sedekahkan sebagian harta milik Bang Mukhlas dan Bang Amrozi kepada teman-teman yang masih ada di sana, sekitar delapan orang," kata adik kandung Mukhlas dan Amrozi, Ali Fauzi, di Cilacap, usai mengambil barang-barang milik kakaknya di LP Batu, Kamis (27/11).
Menurut dia, ada sekitar 12 karton besar makanan seperti kurma, roti, dan mi goreng yang disumbangkan kepada teman-teman seperjuangan Mukhlas dan Amrozi. Ia mengatakan, selama hidup kedua kakaknya tidak pernah mau memakan makanan dari pihak LP sehingga keluarga selalu memasok kebutuhan mereka.
Selain makanan, kata dia, keluarga juga menyumbangkan berbagai peralatan mandi dan memasak milik almarhum Amrozi dan Mukhlas.
Disinggung mengenai barang-barang yang dibawa keluarga, Ali Fauzi mengatakan, ada sekitar 20 kardus berisi berbagai kitab dan buku serta pakaian milik almarhum Mukhlas dan Amrozi.
"Kesenangan Bang Mukhlas selama empat tahun di sini adalah mengkoleksi buku-buku," katanya.
Sementara itu anggota Majelis Syuro Tim Pengacara Muslim, Ustad Hasyim Abdullah mengatakan, hingga saat ini sejumlah anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror masih tampak berjaga di sekitar LP Batu.
"Beberapa anggota Densus 88 masih tampak berjaga di sekitar LP Batu," imbuhnya.[*/ana]