INILAH.COM, Jakarta Kesepakatan final PT Bakrie & Brothers dan Northstar Pacific Partners Ltd bakal diumumkan hari ini. Ada kemungkinan, jumlah saham yang diambil berkurang 10-20%. Karena Bakrie belum menyelesaikan negosiasi dengan kreditornya.
Hingga tadi malam, negosiasi antara PT Bakrie & Brothers dan Northstar Pacific Partners Ltd masih berlangsung alot. Negosiasi mereka menyangkut finalisasi penjualan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Menurut rencana, kesepakatan final akan diumumkan pada hari ini. Patrick Walujo, pemilik Northstar Pacifiq Partners, yang sekaligus mitra Texas Pacific Group (TPG), sebelumnya mengatakan porsi saham yang akan dibeli tidak sesuai dengan rencana awal sebesar 35%. Jumlah saham yang dibeli kemungkinan akan berkurang menjadi 10% hingga 20%.
Menurut Patrick, semua masih sesuai jadwal setelah ditandatangani kesepakatan pembelian pada 31 Oktober. Proses uji tuntas (due diligence) akan selesai sekitar 28 hari setelah penandatangan conditional agreement to buy yang berlangsung 28-29 November.
Dalam melakukan uji tuntas ini, Northstar menunjuk akuntan Price Waterhouse Cooper untuk melihat kinerja keuangan Bakrie. Mereka juga mempercayakan UBS sebagai penasihat keuangan sekaligus legal konsultan.
Dalam negosiasi terakhir, yang dibahas antara Northstar dan manajemen BNBR adalah mekanisme pembayaran dan menentukan harga pembelian sahamnya, untuk pembelian sekitar 10%-20% saham BUMI. Bila negosiasi ini lancar, malam ini akan ada penandatanganan kesepakatan final penjualan saham BUMI.
Dalam kesepakatan awal, Northstar akan membeli 35% saham Bumi seharga Rp 2.100 per lembar senilai US$1,3 miliar. Namun kondisi transaksi berubah dalam sebulan terakhir karena pihak Bakrie belum menyelesaikan negosiasi dengan semua kreditornya.
Northstar Pacific adalah perusahaan pengelolaan dana dan investasi untuk penanaman modal di Indonesia. Fokus usaha Northstar diarahkan pada sektor-sektor dimana Indonesia memiliki keunggulan dibanding negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Northstar Pacific bersama Texas Pacific Group membentuk konsorsium Northstar Equity Partners pada tahun 2007 untuk rmengambil alih 71,6% saham Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) senilai Rp 1,7 triliun dari Recapital Advisors.
Selain itu, Northstar Pacific juga memiliki investasi berupa ladang gas di Sumatra Selatan dan menjadi salah satu pemegang saham PT Adaro Energy Tbk. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !