INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta manajemen Bakrie & Brothers (BNBR) untuk mengungkap pihak di balik Odickson Finance, salah satu kreditor terbesar dengan total utang sekitar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 12,3 triliun yang jatuh tempo pada April 2009.
Berdasarkan riset Sarijaya Securities, BNBR memiliki utang senilai US$ 1,4 miliar dan Rp 545,8 miliar kepada sembilan kreditor. Semula pinjaman ke Odickson mencapai US$ 1,1 miliar namun BNBR telah membayar US$ 118,7 juta sehingga total utang kepada Odickson
sekarang mencapai US$ 967,3 juta.
BNBR telah menjaminkan 3,7 miliar saham Bumi Resources (BUMI), 4,7 miliar saham Energi Mega Persada (ENRG), dan 3,7 miliar saham Bakrieland Development (ELTY). [cms]