INILAH.COM, Jakarta - Penyakit asma dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Waspadalah, serangan asma semakin meningkat dalam 10 tahun terakhir.
Ada dua faktor penyebab timbulnya asma, dari luar dan dalam. Penyebab dari luar adalah alergi berupa makanan, bulu binatang, dan debu.
Sementara pemicu dari dalam disebabkan oleh stres, perubahan temperatur dan infeksi. Asma selalu membutuhkan pertolongan medis, tapi cara-cara alami bisa digunakan bersama-sama dengan terapi konvensional.
Adapun cara pencegahan alami itu sbb:
1. Perbanyak konsumsi vitamin C
Vitamin C banyak mengandung antioksidan dan antiperadangan yang dapat membantu mengurangi kerasnya serangan. Vitamin C juga penting untuk kesehatan kelenjar adrenalin.
2. Konsumsi bawang.
Makin banyak bawang dapat membantu penderita asma.
3. Gunakan minyak mustard.
Minyak ini tidak hanya mengandung antibiotik yang ringan, tetapi juga membantu mengurangi kekentalan ingus yang menyumbat paru-paru yang dapat menimbulkan kesulitan bernafas.
Hal lain yang juga tidak kalah penting adalah, latih pernafasan. Berdasarkan tata cara melatih pernafasan dalam yoga, Anda dianjurkan belajar untuk menghembuskan nafas secara tepat.
Cara ini akan mengurangi CO2 di paru-paru. Ini akan membuat rileks saluran pernafasan sehingga mengurangi produksi ingus dan lendir.
Cara lain setelah itu Anda dapat melakukan olah raga ringan seperti jalan santai atau senam ringan yang akan membantu melancarkan pernafasan Anda. Paru-paru akan mengembang lebih baik.
Hindari kasur dari kapuk dan karpet di rumah anda. Kedua benda ini potensial menyimpan tungau pemicu asma yang sukar diberantas. Satu hal lagi, hindari makanan yang dapat memicu serangan asma seperti coklat dan es. Meski Anda sudah mengurangi resiko serangan asma, yang harus diingat, penyakit asma yang diabaikan dapat berakibat fatal. Karenanya, jangan hentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter. [L1]