INILAH.COM, Jakarta - Menneg BUMN menginginkan Komisaris Pertamina menjadi 7 orang. Alasannya, sebagai perusahaan besar maka tidak cukup hanya 3 orang komisaris.
"Pertamina itu perusahaan besar, Telkom saja 9 orang. Jadi harus ada orang yang mengerti tentang minyak, keuangan dan korporasi secara umum," katanya di Gedung BUMN, Jumat (28/11).
Namun rencana tersebut harus mendapat persetujuan dari Menkeu. Komisaris Pertamina sebelumnya 5 orang tetapi karena Maryadi meninggal dan Endriartono Sutarto mengundurkan diri maka tinggal 3 orang. Untuk menjadi tujuh orang pihaknya akan menambah 4 orang lagi. "Kita sudah membicarakan dengan Menteri Keuangan," jelasnya.
Jadi rencana ini dimatangkan dulu di tingkat menteri baru finalisasi dengan presiden. Termasuk adanya komisaris independen yang dapat berasal dari posisi dirjen tertentu. Namun harus tetap mengerti soal keuangan. [cms]