INILAH.COM, London Pelatih Chelsea Luiz Felipe Scolari menuntut minta maaf dari wasit Mike Dean, yang dianggapnya sebagai biang kekalahan The Blues saat ditumbangkan Arsenal 2-1 pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Minggu (30/11).
Chelsea sebetulnya unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri bek Arsenal Johan Djourou pada menit ke-30. Namun pada menit ke-59, striker Arsenal Robin van Persie mampu menyamakan kedudukan.
Gol penyeimbang ini diprotes Scolari, karena Van Persie dianggap telah berada di posisi offside sebelum mencetak gol tersebut. Tiga menit berselang penyerang tim nasional Belanda tersebut mampu mencetak gol kemenangan Arsenal.
Scolari kemudian menyalahkan Dean dan asisten wasit Simon Beck, karena tetap mengesahkan gol tersebut meski Van Persie telah berada di posisi offside. Scolari menuntut Dean untuk meminta maaf atas kejadian tersebut.
"Sejak saya menangani Chelsea, saya tidak pernah mengomentari mengenai kinerja wasit. Tapi sekarang berbeda. Saya tidak ingin menyuruh wasit melakukan perubahan hasil, saya hanya ingin dia melihat TV, untuk melihat bahwa dia salah dan meminta maaf," ujar Scolari.
Mantan pelatih timnas Portugal tersebut meminta wasit di Liga Inggris untuk bertindak adil.
"Mereka (Arsena) mencetak sebuah gol satu meter di depan pemain belakang kami, kemudian wasit yang sama memberi Salomon Kalou sebuah offside, padahal dia tidak dalam posisi offside," pungkasnya.
Namun Scolari tampaknya merelakan kekalahan tersebut. Menurut Scolari akan susah bagi Arsenal untuk mengejar Chelsea di puncak klasemen sementara jika kalah.
"Offside telah membunuh tim saya. Tapi jika kami menang, kami akan unggul 13 poin dari Arsenal dan perebutan titel Liga Inggris akan berakhir bagi mereka," kilahnya. [S2]