INILAH.COM, Manchester Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson menganggap kartu merah yang diterima winger MU Cristiano Ronaldo saat melawan Manchester City di Stadion Kota Manchester, Minggu (30/11, tidak adil. Menurut Ferguson, Ronaldo hanya melindungi wajahnya.
MU mampu membalas kekalahan dua kali dari Man City musim lalu, dengan menumbangkan The Citizens 1-0, lewat gol yang dicetak Wayne Rooney pada menit ke-43.
Namun sepuluh menit jelang pertandingan usai, MU hampir memberi kesempatan Man City untuk menyamakan kedudukan setelah Ronaldo mendapat kartu kuning kedua pada pertandingan tersebut dan harus di usir keluar lapangan, karena melakukan handsball. Beruntung hingga pertandingan usai, Man City tidak bisa menyamakan kedudukan.
Fergie, sapaan akrab Ferguson, berkilah bahwa tidak seharusnya Ronaldo diganjar kartu merah. Menurut pelatih asal Skotlandia tersebut, Ronaldo hanya ingin melindungi wajahnya dari terjangan bola.
"Saya menyaksikan kejadian itu lagi di tayangan ulang, dan menurut saya dia hanya ingin melindungi mukanya dari hantaman bola. Dia juga mengira wasit telah meniup peluitnya" ujar Fergie.
Fergie kemudian menegaskan, "Itu bukan seperti dia sengaja melemparkan tangannya ke arah bola atau meninju hingga masuk ke gawang. Itu jelas bola mengenai tangannya," kilahnya.
Fergie menilai pendukung tuan rumah juga ambil bagian di peristiwa kartu merah tersebut.
"Jika hal itu terjadi di luar kotak penalty, maka wasit hanya akan memberikan tendangan bebas, tidak ada yang lain. Pendukung jelas mengambil peranan penting atas kejadian tersebut sehingga akhirnya dia diusir," pungkasnya. [S2]