INILAH.COM, London Striker Arsenal Robin van Persie mengakui bahwa dirinya dalam posisi offside saat mencetak gol penyeimbang yang dicetaknya ketika menumbangkan Chelsea 2-1 di Stamford Bridge, Minggu (30/11).
Hanya dalam waktu tiga menit Van Persie mampu membawa Arsenal dominan di Stamford Bridge. Lewat dua golnya, menit ke-59 dan 62, Arsenal mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dari Chelsea. Sebelumnya Chelsea unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri bek Gael Clichy.
Gol pertama Van Persie sedikit kontroversial, pasalnya mantan pemain Feyenoord Rotterdam tersebut dalam posisi offside sebelum menceploskan bola ke gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech. Van Persie pun akhirnya mengakui hal tersebut.
"Saya mencetak gol saat melawan Chelsea pada 2005. Saat itu saya dalam posisi onside tapi wasit membatalkan gol tersebut karena mereka menganggap saya telah dalam posisi offside. Kali ini mungkin saya sediki offside, tapi gol tersebut tetap dihitung dan itu yang terpenting" ujar Van Persie.
Namun pemain tim nasional Belanda tersebut mengaku Arsenal memang sudah sepantasnya menang dalam pertandingan tersebut.
"Dalam 20 menit terakhir, kami memperlihatkan karakter permainan kami sesungguhnya, jadi tim pantas mendapatkan sanjungan. Ketika Anda bermain melawan Chelsea di kandang mereka dan tertinggal 1-0, Anda sadar bahwa semuanya akan berjalan sulit," kilahnya.
Usai pertandingan pelatih Chelsea Luiz Felipe Scolari menyatakan bahwa Arsenal tidak pantas meraih kemenangan ini, pasalnya gol penyeimbang yang dicetak Van Persie berbau offside.
Scolari pun menuntut wasit Mike Dean, yang memimpin pertandingan tersebut, meminta maaf atas kelalaian tersebut. [S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !