INILAH.COM, Jakarta - Jamaah haji kloter 81 embarkasi Solo berganti merasa kesal. Transit di Bandara Hang Nadim, Batam, selama 6 jam.
Pukul 06.00 WIB, jamaah haji terbang dari Bandara Embarkasi Adisumarmo, solo. Pesawat memang dijadwalkan singgah di Bandara Hang Nadim, Batam, untuk mengisi bahan bakar.
Kendala mulai datang saat pesawat landing. Pilot memberitahukan ada kerusakan komponen pesawat, dan penumpang disuruh menunggu.
Menurut salah satu jamaah haji, Kadirin Surangane, mereka mengalami kelaparan saat menunggu, karena tak diberikan sarapan. Menambah penderitaan, lanjut Kadirin, AC di pesawat mati sehingga membuat jamaah kepanasan.
"Ini menunjukkan ketidakmampuan penyelengara haji. Ini harus diperbaiki, jangan sampai terjadi hal-hal seperti ini lagi di waktu depan," kata Kadirin kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (2/12).
Kadirin mengaku jamaah haji Solo tertahan selama 6 jam di Bandara Hang Nadim. Yang mereka sesalkan, permintaan ganti pesawat baru disetujui ketika jamaah sudah semaput menunggu.[bar/ana]