INILAH.COM, New York Jika peduli dengan lingkungan pilihlah produk dari Nokia atau Sony Ericsson. Kedua perusahaan ini menempati posisi teratas daftar produk elektronik hijau yang dikeluarkan oleh Greenpeace. Daftar ini berdasarkan seberapa besar produk mencemari lingkungan.
Greenpeace merangking 18 perusahaan penghasil PC, ponsel, TV dan konsol game berdasarkan kebijakannya dalam mengatasi limbah kimia berbahaya, usaha daur ulang dan perubahan iklim.
Rangking ini menunjukkan makin rendah produk membahayakan lingkungan dengan cara menghilangkan bahan berbahaya. Selain itu membuat skema daur ulang produk saat konsumen sudah tidak menggunakannya lagi dan mengurangi dampak lingkungan dari operasi mereka.
Daftar ini diupdate setiap tiga bulan, skor diberikan berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari tiap website perusahaan yang tersedia untuk konsumen. Poin dikurangi jika perusahaan tidak menjalankan kebijakan yang telah dipublikasikan sendiri.
Nokia mendapat skor maksimum untuk usahanya secara sukarela menerima kembali ponsel model lama untuk didaur ulang.
Ponsel Sony Ericsson berada di urutan kedua, mendapat nilai tambahan dari program jaminan lingkungan. Sony menjamin akan mengambil kembali dan mendaur ulang produk dari konsumen dimanapun berada.
Perusahan lain yang mendapat skor tertinggi adalah Toshiba yang akan mulai menggunakan sumber energi yang bisa diperbaharui, Samsung untuk limbah kimia beracun dan Fujitsu Siemens yang memiliki efisiensi energi pada displaynya.
Sedangkan skor terendah didapat oleh Microsoft dan Nintendo. Kerajaan Bill Gates mendapat skor rendah untuk daur ulang dan efisiensi energi. Sementara pembuat game Jepang hampir semuanya mendapat skor kosong di semua kriteria kecuali manajemen kimia dan energi. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !