inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Agung Sambangi Parlemen Australia

Headline
Agung Laksono - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh:
Rabu, 3 Desember 2008 | 20:40 WIB
INILAH.COM, Brisbane - Ketua DPR Agung Laksono bertemu pimpinan parlemen negara bagian New South Wales (NSW) dan pengusaha Australia-Indonesia yang tergabung dalam Dewan Bisnis Australia-Indonesia (AIBC) di Sydney, sebagai rangkaian kegiatan kunjungan 4 harinya di Australia.

"Selain bertemu Presiden Dewan Legislatif NSW, Peter Thomas Primrose, dan Ketua Majelis Legislatif NSW Richard Torbey, beliau juga bertemu dengan Ketua AIBC NSW, John Murray, dan berkunjung ke Pusat Perikanan Cronulla," kata kata Minister Counsellor Fungsi Pensosbud Konsulat Jenderal RI Sydney, Pratito Soeharyo, Rabu (3/12).

Dalam kunjungan ke parlemen NSW, Konsul RI Sudaryomo Hartosudarmo ikut mendampingi. Pada Rabu malam, Agung dan rombongan yang kunjungannya ke Australia untuk memenuhi undangan parlemen negara itu menghadiri jamuan makan malam keluarga besar KJRI Sydney di Wisma Indonesia.

Pada Kamis (4/12) pagi, pimpinan DPR itu akan bertolak ke Canberra untuk melanjutkan kegiatan resmi kunjungannya ke Parlemen Australia. Agung dijadwalkan berada di ibukota Australia itu selama dua hari sebelum bertolak ke Melbourne. Agung kembali ke Jakarta dari Melbourne pada 7 Desember.

Kunjungan Agung Laksono ke Australia mulai Rabu ini bertepatan sebulan setelah kunjungan Ketua Majelis Rendah Australia, Harry Jenkins, di Jakarta. Ketika di Jakarta, Jenkins bertemu Agung Laksono dan Ketua MPR Hidayat Nurwahid di gedung DPR/MPR.

Saling kunjung unsur pimpinan dan anggota parlemen Indonesia-Australia itu akan menjembatani kesalahpahaman persepsi mengenai isu-isu yang terkait dengan hubungan bilateral serta membuka peluang kerja sama baru antarparlemen kedua negara.

Seperti pernah dikatakan Minister Counsellor Fungsi Politik KBRI Canberra, Samsu Rizal, rakyat kedua negara tidak dapat mengesampingkan posisi penting parlemen sebagai lembaga tertinggi dalam pengambilan keputusan maupun proses politik.

Melalui kunjungan ini, para pemimpin parlemen kedua negara dapat saling bertukar informasi mengenai perkembangan politik terakhir.

"Para aktor politik sendiri dapat menjembatani kesalahpahaman persepsi mengenai isu-isu yang terkait dengan hubungan kedua negara. Diharapkan juga muncul peluang-peluang kerja sama baru dari kunjungan ini," katanya.

Hubungan bilateral Australia-Indonesia kini diperkuat dengan Perjanjian Keamanan yang ditandatangani menteri luar negeri kedua negara di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 13 November 2006.[*/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.