inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pemulangan Jamaah Haji Mungkin Telat

Headline
Ilustrasi - Ist
Oleh:
Kamis, 4 Desember 2008 | 09:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemulangan jamaah haji Indonesia fase pertama kemungkinan terlambat. Hal tersebut dikarenakan, meningkatnya lalu lintas udara di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat pemulangan keterlambatan penerbangan masih mungkin terjadi akibat kongesti atau kepadatan lalu lintas udara di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah," kata Pelaksana Harian VP Corporate Secretary, Garuda, Tri Poetra I Sakti, di Jakarta, Kamis (4/12).

Kemungkinan keterlambatan itu terutama pada sepuluh hari pertama fase pemulangan. Yakni pada 13 Desember 2008 hingga 10 Januari 2009.

"Saat itu, pesawat yang melakukan 'take-off' dan 'landing' di Bandara King Abdul Aziz mencapai lebih dari 250 penerbangan per hari," ujarnya.

Dengan keterlambatan itu, rata-rata setiap 5 menit ada satu pesawat yang melakukan take-off atau landing. Dampaknya, proses "boarding" membutuhkan waktu lebih lama dibanding biasanya.

Selain itu, penerapan pemeriksaan keamanan (security check) yang ketat oleh petugas Bandara King Abdul Aziz, juga memerlukan waktu lama. Pemeriksaan itu meliputi diri jemaah maupun barang bawaannya, termasuk pula pengetatan pemeriksaan dokumen perjalanan. Sehingga penyelesaian proses keimigrasian membutuhkan waktu lebih lama.

Sementara itu, hingga Selasa 2 Desember, PT Garuda telah menyelesaikan penerbangan haji fase I. Fase pertama itu pemberangkatan dari Indonesia ke Saudi Arabia. Total jemaah mencapai 107.190 orang dari sembilan embarkasi. Pemberangkatan itu dengan ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 91.42 persen.

Dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2008/2009 ini, Garuda mengoperasikan 14 pesawat berbadan lebar sesuai spesifikasi yang ditetapkan Departemen Agama. 14 pesawat tersebut adalah empat B-747 (kapasitas 455 kursi), tujuh B-767 (kapasitas 325 kursi), dan tiga A-330 (kapasitas 325 kursi).[*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.