inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Menneg BUMN Sesalkan Pengusaha SPBU

Headline
Sofyan Djalil - inilah.com
Oleh: Wahid Ma'ruf
Kamis, 4 Desember 2008 | 12:02 WIB
Jakarta - Meneg BUMN Sofyan Djalil menyayangkan pengusaha SPBU yang tidak mau menanggung rugi pada tanggal 1 Desember 2008 lalu. Akibat ulah mereka, terpaksa Pertamina (Persero) harus mensubsidi premium untuk memenuhi kebutuhan satu hari.

"Pada tanggal 30 November 2008 banyak pengusaha SPBU yang tidak mau menebus premiun untuk tanggal 1 Desember karena tidak mau rugi. Padahal kalau BBM naik Pertamina tetap drop BBM. Jadi spirit-nya yang harus dijaga supaya share dalam situasi krisis saat ini," keluhnya dalam acara seminar 'Economics Outlook 2009' yang diadakan BUMN Club, di Jakarta, Kamis (4/12).

Sofyan menjelaskan keuntungan SPBU per liternya Rp 180. Jadi dengan Rp 500 per liter dari Rp 6.000 menjadi Rp 5.500 per liter, dikurangi Rp 180 menjadi Rp 320. Pertamina menanggung subsidi 50% dari Rp 320 sebagai bentuk sharing Pertamina supaya stok premium tetap ada pada tanggal 1 Desember 2008.

"Jadi untuk kebutuhan premium 54 ribu kilo liter dalam sehari sebanyak 50% terpaksa disubsidi oleh Pertamina karena pengusaha SPBU tidak mau membeli," tegasnya.

Selain Meneg BUMN yang kecewa dengan ulah pengusaha SPBU, Menteri ESDM juga meminta Pertamina mencabut ijin SPBU tersebut. "Sebab karena mereka, pada tanggal 1 Desember lalu terjadi kelangkaan premium," tandasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.