INILAH.COM, Jakarta - PKS akan memberikan award kepada delapan perempuan yang dianggap banyak memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia. Salah satunya kepada Siti Hardijanti 'Tutut' Rukmana. Rencana ini dinilai mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung bisa 'mencuri' suara Golkar pada Pemilu 2009.
"Ya bisa saja ada suara Golkar yang tertarik untuk memberikan dukungan kepada PKS," kata Akbar, usai memberikan Mentoring Leadership ke-IX, di Ary Suta Center, Jakarta, Kamis (4/12).
Sejauh mana signifikansi suara itu, menurut Akbar, masih akan diteliti. Sebab, situasi saat ini sudah berubah dibandingkan 10-20 tahun yang lalu. Selain itu, masyarakat juga sudah memiliki penilaian atau kriteria-kriteria penilaian kepada partai juga sudah berubah.
"Secara umum, kalau kita lihat memang Mbak Tutut adalah tokoh perempuan yang memberikan perhatian besar dan kepedulian. Terutama dalam soal-soal krusial," cetus mantan Ketua PB HMI ini.
Usai ayahnya wafat di awal tahun lalu, Tutut menyatakan siap merapat ke Partai Golkar. Sementara Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla berpendapat, Golkar tidak memaksa atau tidak melarang keluarga Soeharto kembali bergabung.
Pada Pemilu 2004, Tutut pernah menjajal kekuatannya melalui PKPB (Partai Karya Peduli Bangsa). Namun, partainya tidak mendapat suara yang signifikan saat itu. [nuz]