inovasi portal berita
Sabtu, 4 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,995.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kritik Soal Tutut Bukti Cinta PKS

Headline
Siti Hardijanti Rukmana(Tutut) - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh: Abdullah Mubarok
Jumat, 5 Desember 2008 | 10:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta PKS telah menuai pro-kontra dengan iklan yang menampilkan Presiden Kedua RI Soeharto sebagai pahlawan. Kini, PKS berencana akan memberi penghargaan kepada delapan perempuan yang dianggap berjasa bagi bangsa. Salah satu nominatornya adalah Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut, yang merupakan putri Soeharto. Tidak takut dianggap akan merapat ke Cendana?

"Kita setuju-setuju saja dibilang seperti itu. Jika ada yang mengkritik itu tandanya cinta," kata Humas PKS Ahmad Mabruri, dalam perbincangan dengan INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (5/12).

Mabruri menjelaskan, terjaringnya Tutut dalam daftar nominasi penghargaan perempuan PKS merupakan keinginan masyarakat sendiri. Sebab, PKS, telah memasang iklan di salah satu tabloid dan majalah yang berisi tentang siapa tokoh perempuan yang dianggap berjasa bagi bangsa ini.

Di dalam iklan itu, lanjutnya, masyarakat dapat mengusung calonnya dengan mengirimkan SMS. "Terkumpul 600 atau 700 SMS, dan sekitar 50-an terkumpul nama," jelasnya.

Beberapa nama yang terdaftar, di antaranya Mira Lesmana, Neno Warisman, Bunda Ifet, Tuty Alawiyah, Nia Dinata, Dian Sastro, Ani Soetjipto, Dewi Motik, dan Maria Hartiningsih.

Selain itu ada Toeti Aditama, Rosiana Silalahi, Siti Hardijanti Indra Rukmana (Tutut), Megawati Soekarnoputri, Khofifah Indar Parawansa, Sri Mulyani, Meuthia Hatta, dan sejumlah nama lainnya.

PKS, ujarnya, sudah mempersiapkan penghargaan ini pada November yang lalu. Rencananya, delapan nama perempuan itu akan diumumkan pada 18 Desember. Sedangkan penghargaan kepada mereka akan diberikan di Hotel Sari Pan Pacific pada 19 Desember.

Karena itu, PKS mengaku tidak takut penghargaan ini akan menuai kontroversi kembali dengan masuknya Tutut sebagai nominator. "Masyarakat yang menentukan semuanya," tandasnya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.