INILAH.COM, Jakarta - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 12,030 triliun hingga akhir November 2008, dengan jumlah debitur sebanyak 1,567 juta orang.
Dari angka itu, komposisi KUR Ritel (di atas Rp 5 juta) sebesar Rp 2,850 triliun dan KUR Mikro (di bawah Rp 5 juta) mencapai Rp 5,752 triliun.
Adapun jumlah debitur KUR Mikro yang menikmati fasilitas kredit di bawah Rp 5 juta mencapai 1.485.866 debitur atau 49% dari total debitur KUR, sehingga komitmen penyerapan tenaga kerja (pro job) dan penanggulangan kemiskinan (pro poor) dapat tercapai.
Penyerapan KUR nasional tertinggi diserap Provinsi Jawa Tengah sebesar 15,06% dan Jawa Barat 12,35%. Sedangkan provinsi yang sedikit menyerap KUR adalah Maluku Utara sebesar 0,27%, Papua Barat 0,46%, dan Maluku 0,52%.
Khusus KUR BRI, dari total Rp 8,603 triliun terdiri dari KUR Mikro Rp 5,752 triliun dan KUR Ritel Rp 2,850 triliun. Sedangkan dari jumlah 1,511.013 debitur, terdiri dari KUR Mikro sebanyak 1.485.866 debitur dan KUR Ritel 25.147 debitur. Saat ini NPL KUR BRI mencapai 0,91%.
Dari total jumlah kredit yang disalurkan, sebanyak 60,13% disalurkan ke sektor perdagangan, restoran dan hotel, 21,26% ke sektor pertanian, 3,27% ke sektor jasa, 2,11% ke sektor industri pengolahan, 1,90% ke sektor konstruksi, 1,57% ke sektor pertambangan, sisanya ke sektor lain-lain.
KUR ini diikuti oleh enam bank yaitu Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, Bank BTN dan Bank Syariah Mandiri. Selaku penjamin kredit adalah Perum Sarana Pengembangan Usaha, dan PT (Persero) Asuransi Kredit Indonesia.
Penyaluran kredit pola penjaminan ini difokuskan pada lima sektor usaha, yaitu pertanian, perikanan dan kelautan, koperasi, kehutanan, perindustrian dan perdagangan, dengan bimbingan teknis dari departemen terkait.
KUR dengan pola penjaminan ini merupakan wujud dari tindak lanjut pemerintah untuk menggerakkan sektor riil. KUR memberikan kemudahan akses yang lebih besar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi, yang sudah feasible tetapi belum bankable.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !