INILAH.COM, Jakarta - Libur Hari Raya Idul Adha yang bertepatan dengan long weekend dimanfaatkan warga ibukota untuk mudik ke kampung halaman. Ini terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang kereta api hingga 20 persen.
"Penumpang terbanyak dalam liburan ini adalah dengan tujuan daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Humas PT KA Daerah Operasi I Jakarta Ahmad Sujadi di Jakarta, Sabtu (6/12).
Sujadi menambahkan sejak jauh hari banyak masyarakat yang sudah membeli tiket kereta api dengan tujuan daerah Jawa Tengah seperti Solo dan Semarang. Sementara daerah Jawa Timur adalah Surabaya serta Malang.
PT KA pun memberlakukan penyesuaian tarif batas menengah. "Kalau tahun lalu menggunakan tarif batas atas, jadi beda dengan tahun sekarang. Sampai waktu ini kita prediksi jumlah penumpang sudah meningkat sekitar 20 persen," ujar Sujadi.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KA menambah beberapa gerbong kereta api. "Kita juga melihat jarak yang ditempuh kereta api ke daerah tujuan karena mempengaruhi jumlah penumpang. Dalam hal ini kita akan segera menambahkan dua atau empat gerbong sehingga setiap kereta yang berangkat bisa mencapai 10 rangkaian gerbong," jelas Sujadi.
Sujadi mengungkapkan, PT KA Daops 1 juga menyediakan bentuk pelayanan terbaru kepada masyarakat berupa pembelian dan pembayaran tiket kereta api melalui ATM. Beberapa bank yang telah bekerja sama dengan PT KA antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri.
"Mulai Jumat (5/12) kemarin, sarana pelayanan ini sudah bisa dilakukan oleh masyarakat," tukasnya.
Dengan sistem pemesanan ini, penumpang dapat memesan terlebih dahulu melaui call center 13897. Pemesanan terlebih dahulu ini dilakukan agar dapat mengamankan tiket yang sudah dipesan calon pembeli.
"Kalau sudah dilakukan pemesanan, petugas kereta api akan segera memberitahu kode pribadi untuk booking dengan pembayaran lewat ATM," tandas Sujadi.[*/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !