INILAH.COM, Jombang - Penganut aliran tarekat Naqsabandiyah Kholidiyah di Dusun Kapas Desan Dukuklopo Kecamatan Peterongan, Jombang, berencana menggelar shalat Idul Adha, Selasa (9/12) mendatang. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan pada penghitungan bulan atau hisab.
Menurut KH Nasuha Anwar, pengurus Tarekat Naqsabandiyah Kholidiyah, setelah dilakukan hisab beberapa kali, kemungkinan besar shalat Idul Adha akan digelar hari Selasa mendatang. "Dari penghitungan bulan atau hisab, baru ditemukan bahwa kemungkinan kami akan menggelar shalat Idul Adha Selasa," kata Nasuha, Sabtu (6/12).
Kendati demikian, dari penghitungan bulan akan disempurnakan dengan hasil rukyat. "Andai saja bulan pada saat tanggal 29 Dzulqo'dah tidak kelihatan, maka akan digenapkan jadi 30 hari dan sebaliknya," jelas Nasuha.
Namun, untuk memastikan jatuhnya Idul Adha, jamaah Naqsabandiyah akan melakukan rukyat pada Minggu (7/12). "Semua itu masih sebatas rencana yang bakal menggelar shalat Idul Adha pada hari Selasa," imbuhnya.
Jika memang peringatan hari raya berbeda dengan pemerintah, Nasuha menganggap hal itu adalah sesuatu yang wajar. Apalagi pada setiap hari raya jamaah yang punya pengikut ribuan ini selalu memilih hari yang berbeda dengan versi pemerintah alias selang sehari setelah pemerintah.[beritajatim/dil]