Sabtu, 26 Mei 2012 | 17:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
MUI: Jangan Ulangi Tragedi Maut Pasuruan!
Headline
Tragedi Pasuruan - inilah.com/Asman
Oleh: Edi Junaedi
web - Minggu, 7 Desember 2008 | 18:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta Majelis Ulama Indonesia mengimbau panitia pembagian kurban Idul Adha 1429 H untuk mengaturnya secara baik. Hal ini, agar tidak mengulang tragedi maut saat pembagian zakat yang dilakukan seorang warga Pasuruan, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

"Untuk pembagian kurban kali ini harus manageable. Karena itu kasus Pasuruan jangan sampai terulang. Jangan sampai makan korban," kata ketua MUI Amidhan saat berbicang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (7/12).

Peristiwa yang terjadi di Pasuruan, menurutnyya diakibatkan oleh kurangnya pengaturan serta pengalaman panitia zakat. Sehingga, MUI dari mulai tingkat nasional, provinsi, sampai daerah tingkat II, terus giat melakukan sosialisasi untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Kita aka gencar terus untuk melakukan sosialisi ke masyarakat, agar bisa mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," ucap Amidhan.

Menurutnya, pendistribusian daging kurban harus terkelola dengan baik. Hal ini, dilakukan agar nilai-nilai ibadah tidak ternodai oleh tindakan yang bisa merugikan bagi golongan masyarakat yang berhak.

"Kita juga harus waspadai para penguntit kupon, agar pendistribusian bisa merata bagi yang berhak," tegasnya.

Tragedi zakat maut pasuruan terjadi pada 15 September lalu. Yakni, saat seorang pengusaha asal Desa Purutrejo, Purworejo, Pasuruan, bernama Syaichon, 47, membagikan zakat tanpa terkoordinasi dengan baik. Korbannya, 21 warga miskin tewas karena saling berebut, terimpit di tengah kerumunan massa. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.