INILAH.COM, Jakarta - PDIP berjanji dalam iklannya akan membuat harga sembako terjangkau dalam 100 hari kepemimpinan jika terpilih. Hal itu ditegaskan realistis karena berdasar pengalaman dan didukung APBN pemerintah yang mencapai Rp 1.000 triliun.
"Dulu aja realistis, masa sekarang nggak. Realistis dong, sembako pasti bisa murah. Seperti dulu kan murah. Masa sekarang nggak bisa murah," kata Ketua Dewan Penasehat Pusat PDIP Taufiq Kiemas di sela-sela pemotongan hewan kurban di kantor DPP PDIP Lenteng Agung Jakarta, Senin (8/12).
Menurut Taufiq, dana APBN saat ini menyentuh Rp 1.000 triliun juga pasti bisa membuat harga sembako dan barang-barang bisa terjangkau. "Masa nggak bisa dengan angka segitu?" ujar Taufiq mempertanyakan.
Taufiq juga mengungkapkan optimisme Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang bisa menurunkan harga sembako. Sebab, pada masa pemerintahannya dulu, Magawati hanya memiliki APBN hanya sebesar Rp 433 triliun.
"Dengan APBN segitu sembako bisa murah? barang-barang juga bisa terjangkau, masa sih ngga realistis," ujarnya.
Dalam iklannya di media massa, PDIP menuliskan tentang 'Perjuangkan Sembako Murah melalui 6 kebijakan. Didalamnya juga disusupi sentilan untuk SBY, yang menyebutkan 'Kenaikan harga sembako melampaui kenaikan daya beli rakyat. 80% Rakyat menilai pemerintahan saat ini gagal mengendalikan harga sembako karena semakin tak terjangkau'.[nng]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !