INILAH.COM, Jakarta - Sekitar 3.500 kantung plastik berisi masing-masing sekitar 2 kg daging kurban di Polda Metro Jaya, pada hari Raya Idul Adha 1430 H, ludes diserbu warga dari seantero Jakarta.
Awalnya, panitia kurban hanya menyediakan 2.000 kupon, namun setelah 30 sapi dan 40 kambing disembelih ternyata daging-daging hewan itu bisa terpecah hingga 3.500 bungkus.
"Tadinya kita hanya sediakan 2.000 kupon, tapi kenyataannya daging lebih, jadi sisanya (1.500) kita tetap bagikan ke warga meski tak miliki kupon," kata Ketua Panitia Kurban, Kompol Rohadi, seusai pembagian daging kurban, di Jakarta, Senin (8/12).
Pada pembagian jatah daging kurban, ribuan warga rela mengantri sekitar tiga jam meski sempat dibasahi rintik gerimis. Warga terlihat sangat antusias menunggu giliran mereka mendapatkan jatah daging.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak panitia memisahkan antara penerima jatah daging laki-laki dan perempuan. Dua lajur untuk laki-laki dan dua lajur untuk perempuan dengan dijaga cukup ketat aparat kepolisian.
Antrian terbentuk hingga sepanjang 100-an meter dari sekitar pukul 12.00 WIB. Pembagian daging sendiri dimulai sejak pukul 13.30 hingga 14.30 WIB.
Setelah dimulai pembagian, satu persatu warga mengambil jatah masing-masing dengan menunjukan kupon yang telah dibagikan sehari sebelumnya.
Untuk menghindari aksi pendobelan jatah, para penerima di stempel/cap ditangan masing-masing setelah menerima daging kurban, sehingga tidak lagi ada warga yang mendapatkan daging dua kali atau lebih.
Ny. Mun (48) salah satu penerima daging mengaku mengantri sejak pukul 12.00 WIB. Selang satu jam kemudian ia baru mendapatkan daging tersebut. "Capek mas. Saya sampai sini (Polda Metro) dari jam 10 pagi," ujarnya.
Ia yang tercatat sebagai warga Peninggilan, belakang Mutiara Japos, Ciledug Tangerang menuturkan bahwa ia mendapatkan kupon pada Minggu (7/12) dari salah satu anaknya yang kebetulan sebagai anggota takmir masjid Polda Metro Jaya.
Mun juga mengaku sebenarnya mendapat kupon di tempat tinggalnya, namun justru ikut mengantri jatah di Polda Metro Jaya dengan alasan kupon dikampung ia berikan ke saudaranya yang tidak mendapat jatah di Polda.
Sementara Rustam (52), warga Bedeng, Cengkareng Timur, Jakarta Barat mendapatkan kupon dari anaknya bernama Roni (13) yang sering mengamen disekitar pintu gerbang keluar Polda Metro.
Sementara itu, Suhartini (74) yang datang langsung dari Bogor bersama lima kawannya sesama penerima jatah menuturkan, rombongannya sampai di Polda sejak pukul 08.00 pagi dengan menumpang kereta.
Sekitar pukul 14.00 WIB ia baru memperoleh daging yang ia tunggui sejak pagi hari.
Ketua panitia, Rohadi diakhir pembagian jatah daging kurban mengucapkan terima kasih kepada warga yang tetap tertib mengantri hingga proses pembagian berjalan lancar dan tuntas.[*/nng]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !