INILAH.COM, Tuban - Seekor sapi kurban di Kota Tuban, Jawa Timur lepas dari talinya dan mengamuk sesaat sebelum dipotong. Terpaksa sapi naas itu dilumpuhkan oleh pihak kepolisian dengan tembakan sebanyak tiga kali.
"Sapi tersebut terpaksa ditembak karena mengamuk dan membuat warga setempat ketakutan," kata Kepala Satuan Intel Polres Tuban, AKP Singgih di Tuban, Senin (8/12).
Sapi kurban bantuan salah satu parpol Tuban yang diterima warga setempat, Minggu 7 Desember sempat lepas, tetapi pada hari itu berhasil diamankan.
Karena membahayakan masyarakat, kata dia, sapi itu terpaksa ditembak oleh seorang anggota Perbakin Tuban, Toni, dengan senjata laras panjang berkaliber 30,08 mm.
"Anggota Perbakin tersebut dimintai bantuan masyarakat karena sapi yang mengamuk itu tidak bisa ditangkap warga," katanya.
Dengan disaksikan ratusan warga setempat, dari jarak berkisar 5 meter, sapi tersebut ditembak kepalanya sebanyak dua kali. Namun, sapi tersebut masih berusaha melarikan diri. Sapi itu tergeletak tak berdaya, ketika terkena perluru untuk kali ketiga di kepalanya.
Setelah itu, sapi langsung disembelih oleh seorang jagal hewan dan kepalanya dibuang ke sebuah sumur tua di belakang bekas gedung Gereja Betlehem di desa setempat. "Hitung-hitung untuk membuang sial," kata Rasmiadi menambahkan.[*/nng]