INILAH.COM, Palembang - Sebanyak 2.000 personel gabungan dari jajaran Kodam II/Sriwijaya dan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) akan dikerahkan menyambut kedatangan Presiden SBY ke Palembang dalam rangka silaturahmi nasional ICMI.
"Kita itu sepertinya satu paket, jadi nantinya melibatkan 1.000 sampai 2.000 personel dari jajaran Kodam II/Sriwijaya dan jajaran Polda Sumsel," kata Pangdam II/Sriwijaya, Mayjend TNI M. Sochib di Palembang, Senin (8/12).
Sementara mengenai apakah Kepala Negara bakal menginap atau tidak di Palembang, ia menyatakan, memang ada wacana menginap, tetapi sampai saat ini belum ada kepastian. "Jadi, kita tunggu tim dari Jakarta, besok sore mereka datang dan nantinya akan rapat," katanya.
Sochib juga menjelaskan, kalau kondisi Sumsel sampai saat ini kondusif dan tidak ada hal-hal yang menonjol dan mengganggu kedatangan Presiden ke daerah tersebut.
Sementara mengenai apakah ada indikasi aksi demo menyambut kedatangan Presiden, ia mengatakan, belum mendapat laporan, kalau memang ada aksi demo maka akan diperlakukan sesuai dengan prosedur.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, kedatangan Presiden ke Sumsel, sekaligus meresmikan beberapa proyek termasuk proyek kerja sama dengan ICMI. Presiden akan meresmikan jembatan layang, jembatan teluk II dan bio diesel di daerah itu.
Kepala satuan non-vertikal pembangunan jalan dan jembatan Palembang, Aidil Fiqri menjelaskan, jembatan layang atau "fly over" yang bakal diresmikan Presiden sudah selesai pembangunannya, tinggal lagi merapikan taman-taman di lokasi tersebut.
Jembatan layang yang bakal diresmikan itu berada di dekat Polda Sumsel dan saat ini sudah digunakan oleh masyarakat.[*/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !