inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Mega Masih Optimistis Kejar SBY

Headline
SBY dan Megawati - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh: Edi Junaedi
Rabu, 10 Desember 2008 | 09:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta - SBY dan Megawati saling mengejar dalam upaya bersaing untuk memenangkan pertarungan di pilpres 2009. Meski dalam beberapa survei paling mutakhir, SBY selalu unggul, kubu Megawati masih optimistis bisa mengejar.

"Survei kan belum tentu benar, setidaknya PDIP optimis untuk terus mendukung Bu Mega dengan calon wakil presiden manapun, untuk mengejar SBY," kata Ketua Fraksi PDIP Ganjar Pranowo kepada INILAH.COM, Rabu (10/12).

Ganjar menambahkan, bahwa sebelumnya PDIP telah membangun komunikasi dengan banyak partai politik, termasuk Partai Golkar dan PKS. Namun, belum ada keputusan apapun untuk memunculkan nama pendamping Mega kecuali pada Rakernas bulan Januari 2009 yang akan diselenggarakan di Solo.

"PDIP memang pernah membangun komunikasi ke Partai Golkar dan PKS, tapi bukan berarti sudah menentukan koalisi, apalagi cawapres bu Mega," ujar Ganjar.

Ganjar memaparkan, bahwa penjaringan cawapres Megawati sudah lama telah dilakukan dengan membentuk sebuah tim yang akan melakukan penilaian dari berbagai sisi, baik dari survei, dukungan, sampai pada tingkat elektabilitas. Tetapi yang lebih menentukan adalah figur Megawati ketimbang cawapresnya.

"Kita optimistis bahwa Bu Mega dapat membawa perubahan yang berarti dengan modal ketokohannya. Jadi tidak tergantung pada cawapresnya," imbuhnya.

Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) melansir hasil survei terbarunya. Dalam survei ini terungkap capres yang memenuhi kriteria kompetensi, pengalaman, dan integritas yang tinggi menurut masyarakat adalah yakni SBY (37,57%), Megawati (35,61%), Prabowo (10,59%), Sri Sultan Hamengku Buwono X (6,66%), Jusuf Kalla (3,76%), Amien Rais (2,21%), Wiranto (1,98%), Sutiyoso (1,26%), dan Yusril Ihza Mahendra (0,36%).[edi/bal]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.